Malaysia ingin Tarik 4 Juta Turis pada Visit Malaysia 2020

Vivaborneo.com, Balikpapan – Menyangdang status sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru, membuat Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan kebanjiran kunjungan dari beberapa negara. Salah satunya adalah negeri tetangga Malaysia.

Duta Besar Malaysia ke Republik Indonesia, Tuan Yang Terutama Datuk Zainal Abidin Bakar bersama Agensi Kerajaan Malaysia seperti Tourism Malaysia, Education Malaysia, Matrade, Konsular dan Imigressen, Ministry of International Trade and Industry (MITI) dan Kastam melakukan misi promosi Malaysia di Kota Balikpapan, Kamis (20/11/2019) bertempat  di Hotel Grand Senyiur Balikpapan.

 Datuk Zainal Abidin Bakar mengatakan, sebagai penyanggah IKN Kota Balikpapan sangat berpeluang besar dijadikan lokasi investasi bagi Malaysia, salah satunya adalah dibidang pariwisata.

 “Visit Malaysia di tahun 2020 kita ingin menarik turis dari Indonesia sebanyak 4 juta turis. Dan kalimantan Timur yang kelak jadi IKN sangat besar memiliki peluang untuk investment kami di bidang pariwisata,” ujarnya.

 Lanjut Datuk Zainal Abidin, di tahun 2018 lalu sebanyak 3,2 juta turis asal Indonesia telah datang ke Malaysia. Dan ditahun 2019 ini hingga Oktober 2019 jumlahnya telah meningkat sebesar 15 persen.

 Kedatangan Duta Besar Malaysia ke Republik Indonesia ini juga mempromosikan beberapa pendidikan Malaysia untuk masyarakat Kalimantan Timur khususnya Balikpapan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas terkemuka di Malaysia.

 “Indonesia merupakan salah satu dari 10 besar mitra dagang Malaysia dari seluruh dunia. Kami datang tidak hanya membawa wisata saja, tetapi juga study kami, universiti-universiti kami untuk Kalimantan Timur,” jelasnya.

 Kedatangan dan rencana warga negara Malaysia ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Diharapkan dengan komunikasi ini kerjasama kedua negara tidak hanya sebatas wisata saja, tetapi hal lain yang dapat menguntungkan keduanya.

 “Kita sambut baik lah kedatangan Duta Besar Malaysia ini. Kita bisa komunikasikan bagaimana kerjasama antara Indonesia dengan Malaysia tidak hanya sampai di wisata saja. Mungkin bisa pendidikan atau kesehatan,” ujar Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

 Disinggung apa yang bisa diinvestasikan Malaysia di Indonesia khususnya Balikpapan, Rahmad menyebutkan adalah rumah sakit bertaraf internasional. Pasalnya hingga saat ini masih banyak warga Indonesia yang melakukan pengobatan di Malaysia.

 “Saya kira rumah sakit sangat baik bila mereka mau investasi di Kalimantan Timur ini. Kan warga kita masih banyak yang suka berobat ke Penang. Jadi kalo ada disini kan enggak usah jauh-jauh lagi kesana,” ujar Wawali tersebut.(Andrie)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *